Berita

Kebersamaan Presiden Joko Widodo dan putranya, Kaesang Pangarep/Net

Politik

Rutin Safari, Kaesang Ingin Lepas dari Bayang-bayang Jokowi

KAMIS, 11 JULI 2024 | 11:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Safari politik yang dilakukan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, bukan hanya upaya untuk memperkuat jaringan dan koalisi jelang Pilkada 2024.

Menurut pengamat politik, Hendri Satrio, langkah itu juga untuk membuktikan bahwa dia mampu berdiri sendiri dalam dunia politik, tanpa campur tangan sang ayah, Presiden Joko Widodo.

"Safari politik Kaesang PSI ini mungkin juga untuk membuktikan bahwa bukan ayahnya yang nawar-nawarin dia (ke Parpol), tapi dia sendiri yang saat ini nawarin diri," katanya, saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Kamis (11/7).


Lewat safari politik, Kaesang ingin membuktikan bahwa dia mampu membawa PSI menjadi partai yang lebih besar dan berpengaruh tanpa bayang-bayang pengaruh ayah yang saat ini masih menjabat sebagai presiden.

"Selamat berjuang mas," kata founder Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio alias Hensat, itu.

Dengan semakin dekatnya Pilkada 2024, safari politik Kaesang diharapkan dapat meningkatkan elektabilitas PSI dan membuka peluang kerja sama strategis dengan berbagai partai politik.

Sebelumnya, Sekjen PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsy, sesumbar Presiden Joko Widodo diam-diam telah menyodorkan Kaesang Pangarep ke berbagai Parpol untuk diusung dalam Pilkada 2024. Namun Kaesang membantah tudingan itu dan menyebut Sekjen PKS telah berbohong.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya