Berita

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto saat pembekalan Capaja di Balai Sudirman, Jakarta Selatan/Ist

Pertahanan

Calon Perwira Remaja Diingatkan selalu Jaga Sinergitas

KAMIS, 11 JULI 2024 | 07:56 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI dan Polri harus turut serta menjaga tumbuhnya perekonomian nasional, dan harus mampu menjaga keamanan event berskala internasional yang diselenggarakan di Indonesia.

Pesan itu ditekankan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, saat pembekalan Capaja, di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (11/7).

Sigit juga meminta Capaja siap menangani berbagai bencana alam, agar memberikan rasa aman nyaman pada masyarakat yang terdampak bencana alam, termasuk mengamankan wilayah batas negara, baik di darat, laut, dan udara, seperti penanganan kelompok bersenjata di Papua.


Kapolri juga mengingatkan para Capaja agar mengedepankan sinergitas TNI-Polri yang merupakan kunci menjaga persatuan dan kesatuan di Indonesia.

"Jadilah perwira yang senantiasa siap memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara, sepenuh jiwa raga, dengan penuh tanggung jawab, ikhlas, serta tulus," katanya.

Sementara Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meminta para perwira muda selalu melaksanakan sinergitas dalam menjalankan tugas di masyarakat, termasuk pengamanan Pilkada, agar berjalan aman dan lancar di seluruh wilayah Indonesia.

"TNI dan Polri harus mampu membangun kredibilitas dan integritas dalam mengawal keutuhan bangsa dan negara, dalam menjaga netralitas, dan tetap berkonsentrasi pada fungsi pertahanan dan keamanan," kata Agus.

Pembekalan diikuti 906 Capaja, terdiri dari 417 Capaja Akademi Militer (Akmil), 129 Capaja Akademi TNI AL (AAL), 113 Capaja Akademi TNI AU (AAU), dan 247 Capaja Akademi Kepolisian (Akpol).

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya