Berita

Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto memberi keterangan usai memimpin Rakor Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 Wilayah Sumatera', di Regale Convention, Jalan Adam Malik, Kota Medan/RMOL

Politik

Menkopolhukam: Pegawai yang Terindikasi Judi Online Sudah Tidak Bekerja di KPK

SELASA, 09 JULI 2024 | 21:40 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Upaya penelusuran terhadap pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terindikasi ikut bermain judi online sudah dilakukan. Hasilnya, mereka diketahui tidak lagi bekerja di komisi anti rasuah tersebut.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto usai menghadiri rapat kordinasi dalam 'Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 Wilayah Sumatera', di Regale Convention, Jalan Adam Malik, Kota Medan, Selasa (9/7).

"Sesuai laporan kemarin ada 17 pegawai KPK. Namun sampai saat ini, ketika kita cek pegawai KPK itu, sudah tidak bekerja di KPK," kata Hadi.


Hadi mengungkapkan para mantan pegawai KPK itu, bertugas sebagai sopir, pegawai urusan dalam. Pun begitu, upaya pencegahan sudah dilakukan.

"Namun kemarin, kami sudah ketemu dengan Ketua KPK dan berkomitmen apabila memang itu adalah pegawai KPK, akan ada tindakan disiplin dengan tegas. Namun sejauh ini mereka kebanyakan sudah tidak lagi di KPK," jelas Hadi.

Hadi mengatakan dari pemantauan transaksi belasan mantan pegawai KPK dengan bervariasi hingga nominal rendah. Tapi, rata-rata hanya coba bermain judi online.

"Nilai transaksinya kalau saya lihat memang bervariasi kalau pegawai itu rata-rata hanya coba-coba, sekali tiga kali, ada Rp 300 ribu. Ada juga yang Rp 400 ribu, bervariasi seperti itu, dan mereka bermain sampai 35 kali dan tidak begitu besar," kata Hadi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya