Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Krakatau Steel Merugi karena Faktor Menteri BUMN

MINGGU, 07 JULI 2024 | 11:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Meruginya PT Krakatau Steel (Kras) merupakan tanggung jawab Menteri BUMN, Erick Thohir.

Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies), Anthony Budiawan, mengatakan, permasalahan meruginya Krakatau Steel merupakan masalah pemerintah.

"Masalah semua, direksi, menteri BUMN, dan juga menteri keuangan dan perdagangan (terkait tarif dan perdagangan internasional)," tegas Anthony, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Minggu (7/7).


Kinerja PT Krakatau Steel Tbk masih terpuruk. Emiten baja itu terus terbebani utang, karena pendapatan perseroan yang anjlok.

Berdasar laporan keuangan perusahaan kuartal I-2024, pendapatan Kras merosot 66,4 persen menjadi 231,79 juta Dolar AS atau setara Rp3,79 triliun.

Rugi periode berjalan alias rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga membengkak hampir 60 persen, menjadi Rp462,58 miliar, dari sebelumnya 18,27 juta Dolar AS pada tiga bulan pertama tahun lalu.

Sepanjang 2023, Kras mencatatkan rugi bersih sebesar 130,21 juta Dolar AS, padahal setahun sebelumnya emiten BUMN itu masih bisa meraup laba bersih senilai 19,47 juta Dolar AS.

Berdasar laporan keuangan yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia (BEI), total pendapatan Kras untuk Tahun Buku 2023 hanya 1,45 miliar Dolar AS atau anjlok 35,27 persen dibanding setahun sebelumnya yang mencapai 2,24 miliar Dolar AS.

Dari sisi utang, per Maret 2024, Kras membukukan liabilitas sebesar 2,33 miliar Dolar AS, di mana terdapat pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun sebesar 1,36 miliar Dolar AS atau setara Rp21,5 triliun.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya