Berita

Alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur/Net

Politik

Survei WRC: Elektabilitas Faida Unggul di Atas Petahana Bupati Jember

KAMIS, 04 JULI 2024 | 17:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Elektabilitas Faida menjadi yang tertinggi dalam bursa calon bupati Jember jelang Pemilu 2024. Faida yang merupakan mantan Bupati Jember periode 2016-2021, unggul dari Petahana Hendy Siswanto.

Catatan elektabilitas itu terekam dalam survei terbaru yang dirilis Warna Research Center (WRC). Survei dilakukan pada 22 Juni-2 Juli 2024.

Direktur Eksekutif WRC Hilman Firmansyah mengatakan, dalam pertanyaan terbuka elektabilitas Faida tercatat 28,3 persen.


"Elektabilitas Mantan Bupati Jember dr Faida mencapai 28,3 persen, unggul dari petahana Hendy Siswanto 19,9 persen," ujar Hilman dalam keterangan tertulis, Kamis (4/7).

Nama-nama lain dalam pertanyaan terbuka itu, kata Hilman, ada Muhammad Fawait (12,3 persen), Karimullah Dahrujiadi (9,8 persen), Jaddin Wajad (4,7 persen), Nanang Handono (3,4 persen).

Berikutnya Hadi Supaat (3,3 persen), dan tokoh lainnya yang dipilih di bawah 2 persen serta tidak memilih sebanyak 11,7 persen.

Masih kata Hilman, saat disimulasikan dalam tiga nama tertinggi, catatan elektabilitas Faida masih tetap terbaik.

"Hasilnya adalah elektabilitas dr Faida mencapai 42,2 persen, kemudian Hendy Siswanto 25,3 persen, Muhammad Fawait 19,7 persen, dan tidak memilih 12,8 persen," pungkasnya.

Survei dilakukan dengan menghasilkan sampel sebanyak 2.100 warga Kabupaten Jember yang berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, tersebar secara proporsional di 31 kecamatan di Kabupaten Jember.

Survei ini memiliki margin of error ±2,14 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya