Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Transformasi Digital Berpeluang Cetak Pangsa Pasar

RABU, 03 JULI 2024 | 14:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan transformasi digital berpeluang mencetak pangsa pasar untuk mendukung teknologi pendidikan.

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Wijaya Kusumawardhana mengatakan di sela konferensi internasional pendidikan inklusif era digital di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (2/7) bahwa dengan digitalisasi semakin terbuka peluang untuk memanfaatkan pasar finansial.

Ukuran pasar teknologi pendidikan secara global mencapai 142,3 miliar dolar AS pada 2023 dan diperkirakan pada 2030 mencapai 348,4 miliar dolar atau rata-rata per tahun tumbuh mencapai sekitar 13,6 persen.


Kehadiran digitalisasi juga dapat membantu sektor pendidikan dalam tiga area, yakni aksesibilitas, personalisasi dan keterkaitan.

Semengtara itu, kemajuan teknologi terkini di antaranya adalah Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), big data, sistem database, robot, hingga bio teknologi berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pasar.

Pemerintah terus mendorong pembangunan dan percepatan infrastruktur digital yang mendorong penetrasi internet atau akses jaringan data di tanah air.

Ada pun infrastruktur itu, kata dia, di antaranya pembangunan base transceiver station (BTS), pemanfaatan satelit dan kabel optik.

"Untuk data terakhir hampir 80 persen (sudah terlayani jaringan data). Kami terus dorong agar mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)," ujar Wijaya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya