Berita

Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini/Ist

Politik

PKS: Perjuangkan Palestina Partisipasi Membentuk Peradaban Dunia Tertib

RABU, 03 JULI 2024 | 14:43 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Memperjuangkan kemerdekaan negara Palestina adalah amanat platform PKS dalam rangka berpartisipasi membentuk peradaban dunia yang tertib, aman, dan damai berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

Hal itu ditegaskan Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini, menyampaikan pandangannya dalam acara Ambassador Talks yang bertajuk "Nurani Dunia Untuk Kemerdekaan Palestina. Stop Agresi Israel Sekarang!" di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (3/7).

“Bagi kami di PKS memperjuangkan Palestina ini adalah amanat platform PKS dalam rangka berpartisipasi membentuk peradaban dunia yang tertib aman dan damai di atas nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan,” tegasnya.


Jazuli berharap, meskipun acara ini diadakan di tempat terbatas, namun gema dan gaungnya sampai ke seluruh dunia dan dapat menyadarkan para tirani dunia yang memiliki hak veto.

“Ratusan negara sudah mendukung Palestina gabung dengan PBB setop perang dan agresi, tapi salah satu negara yang memiliki hak veto memveto keputusan ini, akhirnya semua tidak bisa berjalan," ujar Jazuli.

Jazuli lantas menyoroti pentingnya peran Indonesia dalam memperjuangkan tatanan dunia yang lebih adil. Ia mengajak Abdul Qadir, salah satu Dirjen di Kemenlu, untuk terus mengupayakan tatanan dunia yang dibangun dengan sistem demokrasi.

"Jangan mereka waktu memilih presidennya dengan sistem demokrasi tapi dalam menata penataan dunia mereka menjadi tirani," kata Jazuli.

"Memveto memveto dan memveto maka ratusan negara akhirnya kebijakannya hancur diveto oleh salah satu negara di antaranya Amerika Serikat," sambungnya.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya