Berita

Bank Indonesia/Net

Bisnis

Rupiah Melemah, Sampai Kapan BI Kuat Doping?

JUMAT, 28 JUNI 2024 | 13:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bank Indonesia (BI) diminta kerja lebih keras lagi, lantaran nilai tukar Rupiah terus melemah. Tercatat Jumat pagi (28/6), Rupiah turun 21 point di angka Rp16.415,00 per Dolar AS.

Menurut Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies) Anthony Budiawan, intervensi BI dengan sejumlah kebijakan untuk menyegarkan rupiah tampak sia-sia.

"Bank Indonesia (BI) harus kerja keras, berjibaku mempertahankan kurs rupiah yang bandel tidak mau turun-turun. Intervensi alias ‘doping’ kurs rupiah sejauh ini belum berhasil menurunkan Rupiah di bawah Rp16.000 per Dolar AS," kata Anthony kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (28/6).


Ia menguraikan setelah dilakukan intervensi sangat intens, Rupiah ternyata hanya bisa menguat sedikit menjadi sekitar Rp16.360, untuk kemudian merosot lagi tembus Rp16.410.

"Pertanyaannya, sampai seberapa kuat BI bisa ‘doping’ kurs Rupiah melawan kekuatan pasar? Kalau tidak kuat, satu ketika rupiah akan jebol," tutupnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya