Berita

Rumah korban Wiwit yang tewas akibat dibacok orang tidak dikenal di Jalan Pasiran, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang/RMOLSumsel

Presisi

Pria di Palembang Tewas Dibacok di Depan Anak Kandung

KAMIS, 27 JUNI 2024 | 09:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pria bernama Wiwit (23) meregang nyawa usai dibacok di hadapan anak perempuannya yang baru berusia 7 tahun oleh orang tidak dikenal di Jalan Jakabaring, tepatnya seputaran Kolam Retensi belakang Kantor DPRD Kota Palembang, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang, Selasa malam (26/6).

Kapolsek Seberang Ulu I Palembang Kompol Alex Andriyan membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, saat ini pihak masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembacokan terhadap korban.

“Anggota kita mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP termasuk memeriksa saksi yang melihat kejadian itu. Saat ini anggota kita sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Kompol Alex dikutip dari Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (27/6).


Malam itu Wiwit Bersama anaknya yang sedang melintas, melihat ada keributan. Korban mencoba melerai dan menanyakan penyebab keributan tersebut bisa terjadi.

Belum sempat mendapatkan jawaban, Wiwit diserang oleh pelaku ET dengan menggunakan sajam. Meski sempat menyelamatkan diri, dia terkena bacokan di bagian paha. Sedangkan anak perempuannya hanya bisa menjerit melihat ayahnya dibacok.

Warga lainnya yang melihat ada keributan di kolam retensi langsung mendatangi lokasi kejadian beramai-ramai. ET Bersama tiga temannya langsung kabur meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).

Wiwit yang tidak sadarkan diri bersimbah darah diantarkan oleh warga pulang ke rumahnya di Jalan Pasiran, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang atau tak jauh dari TKP.

Oleh istrinya Nurul Falah dan dibantu tetangga, korban Wiwit dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Palembang untuk diobati. Namun, takdir berkata lain korban menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan ke rumah sakit.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya