Berita

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto/RMOL

Hukum

Kasus Harun Masiku Ramai Lagi Karena Ada Publik Figur

RABU, 26 JUNI 2024 | 08:47 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah disebut kembali membuka kasus lama demi menarget seseorang, dalam hal ini Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Dipastikan, pencarian Harun Masiku (HM) tak pernah berhenti sejak ditetapkan buron pada 2020.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, merespons pernyataan yang mempertanyakan alasan KPK kembali membuka kasus lama yang menjerat Harun Masiku, dengan memeriksa Hasto Kristiyanto.

"Sebetulnya bukan dibuka lagi. Dari awal kita melakukan penyidikan di perkara-perkara ini. Kalau tidak ada SP3, penghentian terhadap penyidikan, perkara tetap jalan," kata Asep, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (26/6).


Menurutnya, kerja-kerja tim penyidik dalam rangka menangkap Harun Masiku dilakukan secara senyap dan tanpa gembar-gembor kepada masyarakat luas.

"Kami tidak menginformasikan saja. Kami pergi negara tetangga. Ada informasi dia jadi marbot, kami cari ke tempat itu. Ada informasi dia di gereja, kami cari ke tempat itu. Ada yang melihat di suatu daerah, kami juga turunkan tim ke sana. Jadi selama ini tidak didiamkan," jelasnya.

Dia mengaku tidak heran kasus Harun Masiku kembali menjadi ramai dibahas, mengingat salah satu yang diperiksa merupakan publik figur, dalam hal ini adalah petinggi partai penguasa.

"Itu yang membuat ramai pemberitaannya. Sebelum-sebelumnya kita beberapa orang juga gitu. Tapi karena mungkin orang yang kita panggil bukan publik figur, sehingga tidak jadi atensi masyarakat," pungkas Asep.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya