Berita

Anwar Hafid/Net

Politik

Unggul Survei Pilgub Sulteng, Anwar Hafid: Tahun Ini Ada Jalan

SELASA, 25 JUNI 2024 | 15:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Persaingan pemilihan Gubernur Sulawesi Tengah nampaknya mulai sengit. Sejumlah prediksi pasangan calon yang akan berkompetisi mulai bermunculan.

Salah satunya, adapah Lembaga Indikator Politik Indonesia yang mensimulasikan pasangan Anwar Hafid-Reny A. Lamadjido unggul secara elektabilitas.

Anwar Hafid dan Reny A. Lamadjido meraih elektabilitas 22,3 persen. Sementara potensial kompetitornya Ahmad Ali dan Moh. Irwan Lapatta di angka 21,5 persen, Rusdy Mastura dan Ma'mun Amir meraih 18,0 persen. Serta tidak tahu/rahasia 38,2 persen.


Survei tersebut dilakukan pada 1-9 Mei 2024. Dalam survei ini jumlah sampel basis sebesar 800 orang yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi Sulteng serta terdistribusi secara proporsional.

Soal namanya yang diunggulkan, Anwar Hafid tidak banyak bicara. Kata dia, saat ini bagaimana bekerja ke masyarakat dan memenuhi janji masyarakat kapasitasnya sebagai anggota DPR RI.

"Pastinya saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Sulteng, suatu kehormatan saya dinilai layak untuk memimpin Sulteng," ujar Anwar Hafid kepada wartawan, Selasa (25/6).

Nama Anwar Hafid memang sudah tidak asing di Sulawesi Tengah. Kiprahnya begitu bermanfaat bagi masyarakat. Saat ini Anwar menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah.

Mantan Bupati Kabupaten Morowali dua periode ini  dipercaya dua periode untuk jadi anggota DPR RI. Terkait majunya sebagai Gubernur adalah dorongan masyarakat Sulteng.

"Dorongan itu sudah sejak lama, tapi saat ini belum ada jalan. Dan insya Allah tahun ini ada jalan, mohon doanya saja," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya