Berita

Hardi Mulyono/RMOL

Politik

Hardi Mulyono: Pragmatisme Politik Sangat Parah di Sumatera Utara

KAMIS, 20 JUNI 2024 | 21:18 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Tingkat pragmatisme masyarakat Sumatera Utara terhadap dunia politik sudah sangat memprihatinkan. Hal ini terlihat dari mudahnya masyarakat terperangkap dalam politik transaksional pada agenda-agenda politik seperti pemilu.

Demikian disampaikan akademisi yang juga politisi senior di Sumatera Utara, Hardi Mulyono.

“Kepentingan sesaat untuk mendapatkan rupiah sekedarnya dan iming-iming mendapatkan bantuan sosial yang tak pernah juga membawa mereka hidup sejahtera, begitu gampang mereka yakini,” katanya kepada redaksi, Rabu (19/6).


Hari mengatakan, persoalan ini tidak terlepas dari kalangan penguasa yang menginginkan keabadian jabatan mereka. Dengan memanfaatkan oknum aparat yang tidak memiliki integritas, maka upaya melenggangkan kekuasaan ini menjadi sangat mudah mereka lakukan.

“Oknum aparat pemerintah yang bermental ‘jongos’ berharap jabatan di tempatnya berkarir membuat mereka tidak malu lagi dan bahkan terang-terangan untuk menggiring masyarakat bawah memilih pasangan tertentu,” ujarnya.

Dari hal itu juga kata Hardi, maka sensitivitas masyarakat terhadap penguasaan kekuasaan oleh segelintir orang menjadi sangat rendah. Mereka tidak lagi terpengaruh dengan isu dinasti politik karena sudah terpengaruh dengan politik transaksional.

“Isu politik dinasti sama sekali tak mempengaruhi pikiran masyarakat dalam memberikan pilihan. Sama sekali tak peduli dengan isu itu,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya