Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Habiburokhman/RMOL

Politik

Gerindra Tak Bisa Paksa Ridwan Kamil Nyagub di Jabar atau Jakarta

KAMIS, 20 JUNI 2024 | 13:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Gerindra tak bisa memaksakan keinginan mantan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil untuk maju di Pilkada Jabar atau Jakarta pada November mendatang.

Sekalipun, Partai Golkar cenderung menginginkan Ridwan Kamil maju di Pilkada Jabar 2023, namu partai pimpinan Prabowo Subianto itu tak bisa memaksa.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Habiburokhman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (20/6).


“Silahkan dipertimbangkan oleh temen-temen, kita kan nggak boleh maksa dengan temen-temen, ya. Kalau mereka mau di Jawa Barat ya pasti diputuskan di Jawa Barat oleh mereka,” kata Habiburokhman.

Kendati begitu, lanjut Habiburokhman, sebagai partai koalisi pendukung Prabowo-Gibran berharap jagoan yang diusung bisa memenangkan Pilkada Jabar dan Jakarta.

“Tapi kami pengen sebaiknya di Jawa Barat kita menang, di Jakarta kita menang. Pasti kan cari sosok-sosok yang kalau untuk memenangi pertarungan itu elektabilitasnya saat ini sudah cukup terukur. Jadi itulah intinya,” tegasnya.

Mengenai sikap Golkar yang cenderung menginginkan Ridwan Kamil maju di Pilkada Jabar 2024, Habiburokhman menyebut bahwa keputusan tersebut pun belum final. Mengingat hingga kini belum ada keputusan resmi.

“Itu yang kami sampaikan ya, ini kan cenderung-cenderung. Ini kan artinya belum fix ya,” pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya