Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni/Ist

Politik

Sahroni Tak Setuju Pelaku Judi Online Dikategorikan Korban

RABU, 19 JUNI 2024 | 20:23 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembentukan Satuan Tugas (satgas) Pemberantasan Judi Online mendapat dukungan penuh dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni.

Menurut Bendahara Umum Partai Nasdem itu, Satgas pemberantasan Judi Online merupakan tanda keseriusan dari penyelenggara negara.

“Karena memang sudah seharusnya kita fokus berantas judi online-nya terlebih dulu. Bukan malah sibuk mikirin korban judi online dikasih bansos atau apalah itu,” tegas Sahroni lewat keterangan tertulisnya, Rabu (19/6).


Sahroni tak sepakat dengan penyebutan para pemain judi online sebagai korban. Sebab, para pelaku judi online secara sadar dan tanpa paksaan mempertaruhkan uangnya pada aplikasi tersebut.

“Saya tidak setuju mereka disebut korban, mereka semua pemain, pelaku. Sudah tahu ilegal, masih dicari-cari caranya buat main. Dan mereka secara sadar, tanpa paksaan ketika memainkan itu semua.

"Masa iya yang begitu kita sebut korban? Jadi jangan sibuk dengan hal-hal yang lain, fokus berantas judi online-nya saja dulu,” imbuh Sahroni.

Diketahui, Surat Keputusan (SK) Pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Judi Online secara administrasi telah rampung. Presiden Jokowi segera menandatangani agar Satgas bisa bergerak memberantas judi online.

Satgas ini akan diketuai Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto; Wakil Menko PMK, Muhadjir Effendy; Ketua Bidang Pencegahan, Budi Arie Setiadi; dan Ketua Bidang Penegakan Hukum, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya