Berita

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

JUMAT, 10 APRIL 2026 | 22:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mendorong koperasi saling bermitra dan bekerja sama. Kolaborasi ini akan mendorong peran koperasi yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Koperasi bisa berkolaborasi dan bekerja sama dengan koperasi lain. Koperasi adalah jaringan ekosistem," kata Farida Farichah saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2025 Koperasi Astra, Jumat, 10 April 2026 di Jakarta.   

Wamen mengatakan saat ini ada 131 ribu koperasi yang sudah berjalan dan ditambah 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ini adalah jumlah yang sangat besar untuk meningkatkan peran koperasi bagii kesejehateraan masyarakat.


Dia menegaskan pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto nyata memberikan keberpihakan untuk mewujudkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Karena itu Wamen juga mendorong Koperasi Astra juga dapat menjalin kerja sama dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 

Farida mengapresiasi kinerja Koperasi Astra yang menunjukkan pertumbuhan positif tahun 2025. Ia menegaskan pertumbuhan kinerja koperasi menunjukkan adanya kepercayaan anggota kepada pengurus. 

"Koperasi Astra sudah 36 tahun, dan terus bertahan sampai sekarang karena ada rasa kepemilikan anggota untuk membangun koperasi," kata Wamenkop.        

Dia mengatakan RAT bukan sekadar bagi-bagi Sistem Hasil Usaha (SHU) namun merupakan forum tertinggi koperasi. Dalam RAT, setiap anggota dapat memberikan hak suaranya untuk merencanakan pengembangan koperasi ke depan. 

"Koperasi Astra yang anggotanya 62 ribu orang, inilah forum semua anggota. Inilah bedanya koperasi dengan badan usaha lain. Semua anggota memiliki hak suara yang sama, meski hanya anggota yang simpanannya kecil," kata Wamenkop.      

Ketua Pengawas Koperasi Astra Endro Wahono mengatakan Koperasi Astra sudah membuktikan ketangguhan sejak berdiri tahun 1990. Pertumbuhan Koperasi Astra sangat membanggakan dan berharap kinerja tahun 2026 semakin baik meski  banyak tantangan. 

Endro mengatakan Koperasi Astra menjalankan berbagai inovasi untuk memudahkan layanan anggota dan melakukan penguatan kolaborasi untuk menjawab kebutuhan yang terus berkembang. 

"Dengan integritas dan terus memperkuat tata kelola, koperasi Astra akan terus bertumbuh dan memberikan kontribusi yang lebih besar," kata Endro.    

Laporan keuangan Koperasi Astra dan enstitas anak tahun 2025 menunjukkan kinerja yang positif. Pendapatan usaha tahun 2025 mencapai Rp510,43 miliar meningkat 12,41% dari  tahun 2024. Adapun Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2025 sebesar Rp82,10 miliar meningkat 9,33% dibanding tahun 2024 yang besarnya Rp75,09 miliar. 

Aset Koperasi Astra dan entitas anak tahun 2025 tercatat Rp1,71 triliun, naik 5,77%  dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp1,62 triliun.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya