Berita

Ilustrasi Foto/Net

Politik

PKS Bukan Partai Mutungan Jika Kader Tak Dilirik Anies

SELASA, 18 JUNI 2024 | 12:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak akan berkecil hati apabila kader internal tak dipilih sebagai bakal cawagub oleh Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.

Hal itu ditegaskan Presiden PKS Ahmad Syaikhu kepada wartawan seusai acara penyembelihan hewan kurban di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (18/6).

“Kan kita bicarakan bersama sama, PKS kan nggak mutungan ya, kita memutuskan sesuatu dengan rasional dan jernih,” kata Syaikhu.


Atas dasar itu, Syaikhu menyatakan bahwa partainya tidak akan keluar dari koalisi apabila Anies Baswedan tak memilih kadernya sebagai bakal cawagub di Pilkada Jakarta November mendatang.

“Jadi bukan misalnya karena kader PKS kemudian keluar, nggak,” tegasnya.

Sebab, kata Syaikhu, keputusan politik PKS dirumuskan bersama Majelis Syuro dan DPP PKS. Sehingga, keputusan yang diambil telah dipertimbangkan dengan matang dan jernih.

“Kita memutuskan ini dengan Syuro, bersama sama, bukan keputusan sepihak dari Presiden (PKS). Kita justru nanti berbagai format yang kemungkinan terjadi, baik untuk DKI dan pilkada lain kita bahas bersama, dan dari situ lah kemudian nanti akan ditentukan, mana kira kira yang memberikan maslahat terbaik untuk pemenangan masing masing pilkada, termasuk Jakarta,” tandasnya.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya