Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Rupiah Lemah Terhadap Dolar AS, PKS: Hentikan Buang Uang untuk Seremoni

SABTU, 15 JUNI 2024 | 22:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anjloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat yang menembus angka Rp16.486,50 sangat mengkhawatirkan.

Anggota DPR RI Mardani Ali Sera meminta pemerintah untuk segera melakukan langkah antisipatif ketimbang mencari-cari alasan.

“Ini mengkhawatirkan. Biasanya defisit bulanan yang besar jadi alasan,” kata Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (15/6).


Menurut Politikus PKS ini, dengan anjloknya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS tersebut seolah menunjukkan bahwa belakangan ini tidak fokus pada substansi masalah yang dihadapi.

“Ini juga bukti perlunya pemerintah fokus ke substansi bukan artifisial,” ujarnya.

Seharusnya, kata Mardani, pemerintah menghentikan buang-buang anggaran untuk hal-hal yang bersifat seremonial belaka.

“Hentikan buang uang untuk seremoni. Fokus ke pendidikan dan kualitas inovasi bangsa,” pungkasnya.

Nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS terus mengalami pelemahan. Hingga malam ini, Dolar AS bergerak menguat kencang menembus level Rp16.486,50.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya