Berita

Kandidat Cawalkot Bandung asal Partai Nasdem Muhammad Farhan Bersama Ketua DPW PSI Jawa Barat Marshall/Ist

Politik

Kandidat Cawalkot Bandung Farhan Temui Ketua PSI Jabar

SABTU, 15 JUNI 2024 | 15:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Menjelang Pilkada Kota Bandung pada 27 November 2024 mendatang semakin menggeliat.

Terbaru, kandidat Cawalkot Bandung asal Partai Nasdem Muhammad Farhan mendadak menemui Ketua DPW PSI Jawa Barat Marshall.

Pertemuan kedua sosok tersebut menuai tanda tanya,  lantaran Marshall juga disebut-sebut bakal maju di Pilkada Kota Bandung


Menanggapi hal tersebut, Marshall mengaku pertemuannya dengan Farhan yang juga anggota DPR RI itu hanya silaturahmi dan ngopi bareng sambil berdiskusi soal dinamika politik menjelang Pilkada Kota Bandung.

"Pertemuan ini hanya sebatas silaturahmi dan ngopi bareng sambil diskusi kecil soal dinamika politik yang ada," kata Marshall dalam keteranganya, Sabtu (15/6).

Lebih lanjut Marshall tak memungkiri jika pertemuan tersebut dianggap penjajakan masing masing kandidat Cawalkot. Karena menurutnya semua kemungkinan bisa saja terjadi.

"Tidak ada yang tak mungkin dalam politik, semuanya masih dapat terjadi karena belum ada keputusan resmi dari DPP masing masing partai," kata Marshall.

Namun demikian, Marshall mengatakan, dalam pertemuan itu  dirinya tetap berbicara soal konsep yang diusung ketikan nanti resmi menjadi Cawalkot Bandung, yakni keberlanjutan program Bandung Juara yang dicetuskan pemimpin sebelumnya.

"Jadi program penataan kota dan memajukan ekonomi kreatif dan budaya di Kota Bandung alias Bandung Juara bakal berlanjut menjadi Bandung Juara jilid 2  jika saya mendapat amanah menjadi Cawalkot nanti," pungkas Marshall.



Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya