Berita

Petugas gabungan berjaga di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat/Ist

Nusantara

Jukir Liar di Masjid Istiqlal Tak Berkutik

SABTU, 15 JUNI 2024 | 04:13 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kelompok juru parkir (jukir) liar dan pedagang kaki lima (PKL) yang kerap beraksi di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, tak berkutik.

Pasalnya, setiap Jumat kawasan itu dijaga ketat petugas Satpol PP dan Sudin Perhubungan dengan mengerahkan mobil derek.

Kondisi ini diapresiasi Jemaah sehingga mereka bisa lebih nyaman dalam beribadah.


"Saya ucapkan terima kasih kepada petugas pada belakangan ini rajin mengamankan sekeliling masjid seperti Jalam Katedral, Jalan Veteran, dan Jalan Lapangan Banteng dari kegiatan parkir liar maupun PKL," kata Marhasan di Masjid Istiqlal, Jumat (14/6).

Dede, jamaah lainnya menambahkan kehadiran petugas di lokasi benar-benar membuat kalangan preman parkir maupun PKL liar tak berkutik.

"Semoga bukan semangat hangat-hangat tapi ayam yang sifatnya sebentar saja," kata Dede.

Pengendara motor ini pernah kena palak 'uang parkir' sebesar Rp10 ribu dan harus dibayar di muka.

"Setelah saya mau ambil motor untuk pulang, ternyata komplotan pemuda dan emak-emak yang minta duit sudah tak ada di lokasi," tambah Dede.

Sejak viralnya pemerasan uang parkir Rp 150 ribu, petugas makin serius mengamankan lokasi.

"Tiap momen salat Jumat dan hari raya keagamaan, puluhan petugas gabungan berjaga di lokasi dengan mengerahkan mobil derek," kata Dede.

Para jamaah diarahkan memarkir kendaraan di dalam area masjid. Tapi sayangnya parkir di dalam kawasan masjid juga relatif mahal. Tarif per jam Rp 4ribu/mobil dan Rp2 ribu/motor dan berlaku secara akumulatif tanpa batas.

Jika parkirnya sampai beberapa jam tinggal dikalikan besaran tarif, sehingga sering dikomplain warga.



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya