Berita

Mahfud MD, Hasto Kristiyanto, dan Djarot Saiful Hidayat, saat Sekolah Hukum PDIP, di Lenteng Agung/RMOL

Politik

Hasto: Praktik Hukum Saat Ini Sering Ditunggangi

JUMAT, 14 JUNI 2024 | 13:28 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penegakan hukum di era Jokowi sering ditunggangi kepentingan tertentu dan tidak lebih baik dari masa Orde Baru.

Pernyataan itu disampaikan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, pada pembukaan Sekolah Hukum, diikuti seluruh calon anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota terpilih 2024 Dapil Jakarta, di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (14/6).

Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, yang juga mantan Cawapres juga turut hadir sebagai pembicara utama.


Pada pidato pembukaan, Hasto menyinggung praktik penegakan hukum era Jokowi yang dinilainya tidak lebih baik dibanding rezim sebelumnya, karena proses yuridis belakangan ini sering ditunggangi kepentingan pihak tertentu.

"Kini, setelah merdeka merdeka, hukum bekerja hanya karena persoalan-persoalan yang seringkali ditunggangi berbagai aspek lainnya," kata dia.

Karena ituz PDIP menjadikan Sekolah Partai sebagai tempat belajar menciptakan hukum secara berkeadilan dan tidak berpihak ke satu golongan tertentu.

"Lewat sekolah hukum ini kita belajar bagaimana keadilan sejati harus dirancang, dari suasana kebatinan ketika republik ini dibangun oleh para pendiri bangsa, karena dengan supremasi hukum, dengan meritokrasi, kita mampu jadi negara hebat," demikian Hasto.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya