Berita

Warga Gaza di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan Israel/Net

Dunia

Israel Lakukan 3.300 Aksi Pembantaian Selama Perang Gaza

JUMAT, 14 JUNI 2024 | 12:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sejak perang Gaza meletus 7 Oktober tahun lalu, Israel telah melakukan 3.300 aksi pembantaian terhadap warga Palestina.

Hal itu diungkap oleh kantor media pemerintah (GMO) di Gaza dalam sebuah laporan yang dilihat redaksi pada Jumat (14/6).

Dikatakan bahwa ribuan pembantaian yang dilakukan pasukan Israel mengakibatkan 40.000 korban meninggal dunia dan mayoritas dari mereka adalah wanita dan anak-anak.


"Israel telah melakukan lebih dari 3.300 pembantaian terhadap warga Palestina di Jalur Gaza yang terkepung sejak 7 Oktober," bunyi laporan GMO.

GMO juga menyoroti krisis kemanusiaan di Jalur Gaza, di mana rakyat menderita kelaparan dan kehausan karena pasokan pangan tidak bisa menjangkau daerah tersebut akibat blokade Israel di seluruh titik perbatasan.

"Kelaparan, kelangkaan air dan sulitnya akses kesehatan selama agresi Israel menunjukkan kejahatan perang yang parah dan pelanggaran hukum internasional yang nyata oleh Israel," tegasnya.

Kantor berita itu menyerukan agar dan kemanusiaan, termasuk PBB, untuk segera mengambil tindakan untuk menghentikan kejahatan Israel dan menyediakan makanan dan bantuan kemanusiaan yang diperlukan bagi masyarakat Gaza.

"Tekanan dari banyak pihak diperlukan untuk menghentikan pengepungan, membuka penyeberangan dan memberikan bantuan kepada orang-orang di sana," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya