Berita

Kebakaran di gedung apartemen enam lantai di Kuwait pada Rabu, 12 Juni 2024/Net

Dunia

Apartemen Pekerja Kuwait Terbakar, 43 Tewas dan Puluhan Terluka

RABU, 12 JUNI 2024 | 18:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah gedung apartemen di kota Mangaf, Kuwait mengalami kebakaran pada Rabu (12/6) pukul 06.00 pagi waktu setempat.

Petinggi kepolisian Mayor Jenderal Eid Rashed Hamad mengatakan apartemen yang memiliki enam lantai itu ditinggali oleh banyak pekerja asing.

Wakil Perdana Menteri Kuwait, Sheikh Fahad Yusuf Saud Al-Sabah datang langsung ke lokasi kejadian dan melaporkan bahwa jumlah korban tewas mencapai 41 orang.


"Kebakaran yang terjadi di sebuah gedung perumahan pekerja di kota Mangaf di Kuwait selatan pada Rabu pagi telah menewaskan sedikitnya 41 orang," ungkapnya, seperti dimuat Reuters.

Wakil PM menuduh pemilik real estat melakukan pelanggaran dan keserakahan. Mereka dinilai lalai karena mengizinkan banyak pekerja tinggal di gedung tersebut.

“Sayangnya, keserakahan pemilik real estatlah yang menyebabkan masalah ini,” ujarnya.

Api dapat dipadamkan dan pihak berwenang sedang menyelidiki penyebabnya.

Direktur Jenderal Barang Bukti Kriminal, Mayor Jenderal Eid Al Oweihan membenarkan bahwa jumlah korban tewas awal adalah 35 orang. Kemudian bertambah karena enam korban meninggal karena luka-luka di rumah sakit.

Kementerian Kesehatan Kuwait mengatakan sejauh ini terdapat 43 korban luka. Ini termasuk beberapa orang dengan luka serius yang telah dipindahkan ke berbagai rumah sakit.

Duta Besar India di Kuwait mengatakan bahwa lebih dari 30 pekerja India yang terluka dalam insiden kebakaran hari ini telah dirawat.

Tim medis khusus dibentuk untuk memantau korban cedera dan memberikan dukungan psikologis dan moral kepada mereka dan keluarga mereka.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya