Berita

Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/RMOL

Politik

Ridwan Kamil Paling Diinginkan Rakyat Jabar, Pengamat: Elektabilitasnya Teruji

SELASA, 11 JUNI 2024 | 21:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peluang Ridwan Kamil untuk kembali menjabat Gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2024 sangat besar. Apalagi, elektabilitasnya kini masih paling tinggi dibanding nama-nama lain yang berpotensi maju.

Hal tersebut ditegaskan Direktur Eksekutif Skala Data Indonesia (SDI), Arif Nurul Imam merespons hasil survei terbaru Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) yang mengungkap 73 persen responden ingin Ridwan Kamil kembali jadi Gubernur Jabar.

"Sebagai mantan Gubernur Jawa Barat, elektabilitasnya sudah teruji. Apalagi banyak program dan terobosan yang dirasakan masyarakat saat dia menjabat," ujar Arif kepada wartawan, Selasa (11/6).


Meski sudah tidak menjadi gubernur, masyarakat Jabar masih mengingat nama Ridwan Kamil. Hal ini juga dibuktikan dengan hasil survei SMRC yang menemukan sebanyak 86 persen puas dengan kinerja Ridwan Kamil saat menjabat Gubernur Jabar.

"Kalau potensi kemenangan, Ridwan Kamil lebih besar di Jawa Barat," tegas Arif.

Hal senada disampaikan Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. Ia bahkan menggaransi Ridwan Kamil akan kembali terpilih jika mencalonkan di Pilgub Jabar 2024.

"Secara kalkulasi dan kekuatan politik, sederhananya, Ridwan Kamil merem saja, tidur saja sangat mungkin memenangkan pertarungan (Pilgub Jabar)," ujar Adi Prayitno.

Survei terbaru SMRC menempatkan Ridwan Kamil berada di urutan pertama top of mind responden saat dilakukan simulasi nama terbuka siapa yang bakal dipilih jika Pilgub Jabar digelar hari ini.

Ridwan Kamil dipilih 52,2 persen. Posisi kedua ada Dedi Mulyadi dengan 28,9 persen. Ketiga ada Deddy Mizwar dengan 3,8 persen, dan posisi keempat ada Dede Yusuf 1,9 persen.

Ridwan Kamil juga diinginkan 73 persen dari 810 responden untuk kembali memimpin Jabar. Survei SMRC ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya