Berita

Mantan Komisaris Independen Bank BTN Amanah Abdul Kadir/Repro

Politik

Pemerintah Didorong Ciptakan Skema Tapera Lebih Adil

MINGGU, 09 JUNI 2024 | 22:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta membuat skema pembayaran tabungan perumahan rakyat (Tapera) yang lebih adil, baik generasi muda maupun tua.

Hal itu dikatakan mantan Komisaris Independen Bank BTN Amanah Abdul Kadir, dalam acara diskusi virtual Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita, dengan tema "Apakah Tapera Berhubungan dengan Kegagalan Pemerintah dalam Mengatasi Krisis Perumahan?" pada Minggu malam (9/6).

Amanah mengatakan, banyak orang yang tidak memiliki anak bahkan tidak bekeluarga. Maka dengan adanya keadilan dalam pembayaran Tapera diharapkan mereka yang tidak memiliki keluarga bisa menikmati sisa hidupnya tersebut dengan rumah yang dimilikinya kelak.


“Mungkin dia juga tidak punya anak, yang bisa memelihara. Dia tidak punya tempat tinggal tapi dia butuh tempat tinggal, untuk beberapa tahun sisa hidupnya. Jadi harus ada keadilan untuk banyak tipe peserta,” kata Amanah.

Selain itu, Amanah juga mengimbau pemerintah agar tidak merasa mengetahui semua kesulitan masyarakat. Namun lebih memberikan keterlibatan pemerintah daerah atau lokal dalam menangani permasalahan sejumlah masyarakat terkait Tapera ini.

“Karena pemerintah lokal yang tahu, komunitas mana yang perlu dibangun, yang bisa menunjang,” kata Amanah.




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya