Berita

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto/RMOL

Politik

YLBHI: Pernyataan Panglima TNI Soal Multifungsi TNI Tidak Tepat

JUMAT, 07 JUNI 2024 | 21:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pernyataan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menyebut tidak ada dwifungsi tetapi multifungsi ABRI atau TNI dipandang keliru.

"Kami memandang, pernyataan panglima TNI tersebut merupakan pandangan yang salah dan keliru," ujar Direktur YLBHI M. Isnur kepada wartawan, Jumat (7/6).

Isnur mengatakan, Indonesia adalah negara yang menganut sistem politik demokrasi. Sehingga, harus ada pemisahan antara domain sipil dan domain militer.


Lebih lanjut kata dia, militer sesuai dengan hakikat keberadaanya dididik, dibiayai dan dipersiapkan untuk menghadapi peperangan atau fokus pada pertahanan negara.

"Bukan untuk mengurusi urusan sipil yang orientasinya pelayanan publik," tuturnya.

Menurutnya, Panglima TNI tidak perlu mengeluarkan pernyataan tersebut, mengingat hal itu merupakan ranah politik dan pembuat kebijakan.

"Dengan pernyataan Panglima TNI tersebut, justru mengkonfirmasi pandangan dan kekhawatiran yang berkembang di publik terkait akan dihidupkannya kembali dwifungsi ABRI," pungkasnya.

Revisi UU TNI menuai polemik lantaran memunculkan wacana kebangkitan dwifungsi ABRI.

Menurut Agus Subiyanto, dwifungsi tidak ada. Tetapi, multifungsi yang memang dilakukan demi kebaikan bangsa dan negara.

"Sekarang bukan dwifungsi ABRI lagi, (tapi) multifungsi ABRI, semuanya kita," katanya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya