Berita

Ilustrasi foto/Net

Hukum

Tim Pamdal Tembak Jatuh Drone Liar di Atas Gedung Kejagung

KAMIS, 06 JUNI 2024 | 00:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Tim pengamanan dalam (Pamdal) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menembak jatuh satu drone yang melintas di atas area gedung pada Rabu malam (5/6).

Drone itu sebelum dijatuhkan terlihat berputar-putar di antara lapangan dan proyek pembangunan Gedung Bundar Kejagung.

Menyikapi hal ini, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana mengaku telah menganalisis keberadaan drone untuk mencari tahu asal usul.


"Kan dilihat apa muatan drone-nya, seperti apa, nanti saya coba konfirmasi," ujar Ketut kepada wartawan di Jakarta.

Apalagi lanjut Ketut, drone tersebut bisa dikendalikan dari jarak jauh, termasuk dari luar kompleks Kejagung. Ketut pun mengatakan bahwa keberadaan drone tersebut bukan sekali saja namun sering.

"Bahwa drone yang di Kejaksaan Agung itu paling sering," kata Ketut.

Itu sebabnya, Ketut mengaku tak segan menembak drone tersebut apabila dianggap membahayakan.

"Kita punya kok pengamanan kantor terhadap drone. Kalau membahayakan, kita tembak," tandasnya.

Besar dugaan di benak publik, insiden ini terkait dengan kasus penguntitan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah oleh oknum Densus 88.

Kendati demikian, Ketut tidak menjelaskan insiden drone tersebut dengan kasus penguntitan. Hingga kini, diduga ada 10 oknum Densus 88 yang terbukti melakukan penguntitan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya