Berita

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Selasa (4/6)/RMOL

Hukum

Bawa Berkas, Sekjen PDIP Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

SELASA, 04 JUNI 2024 | 10:27 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Selasa (4/6).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Hasto tiba pukul 10.03 WIB dengan jas berwarna hitam berlambang PDIP.

"Saya hadir didampingi penasihat hukum dari badan penasihat hukum dan advokasi rakyat PDI Perjuangan, tapi juga ada penasihat hukum saya pribadi bung Patra M Zen," kata Hasto kepada wartawan.


Menurut Hasto kedatangannya ke Polda Metro Jaya sebagai bentuk ketaatan warga negara di depan hukum.

"Sebagai tanggung jawab warga negara yang taat hukum, maka saya datang dengan niat baik memenuhi surat panggilan yang diberikan kepada saya," kata Hasto.

Hasto mengaku pun siap menjalani pemeriksaan dan juga telah membawa berkas berupa bukti untuk ditunjukkan saat pemeriksaan.

"Iya lengkap semuanya karena didalam surat panggilan ini saya harus membawa dokumen dokumen pendukung," kata Hasto.

Menurut penelusuran redaksi, pemanggilan Hasto berdasarkan pada 2 Laporan Polisi (LP), yakni LP/B/1735/III/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 26 Maret 2024, dan LP/B/1812/III/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA pada tanggal 31 Maret 2024. Masing-masing laporan tersebut dilayangkan oleh pihak berinisial HA dan BS.

Pemanggilan Hasto juga berkaitan dua surat perintah penyelidikan SP.Lidik/1463/III/RES.1.24/2024/Ditreskrimum, tanggal 27 Maret 2024 dan SP.Lidik/1506/III/RES.1.24/2024/Ditreskrimum, tanggal 2 April 2024.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya