Berita

Ilustrasi

Dunia

Pariwisata Kashmir Melonjak Drastis, Pecahkan Semua Rekor

SENIN, 03 JUNI 2024 | 08:34 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Jumlah turis yang berkunjung ke Jammu dan Kashmir dari awal tahun hingga Mei lalu mengalami lonjakan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hotel, rumah kapal, dan homestay sudah penuh dipesan.

Menurut pejabat pariwisata, lebih dari satu juta wisatawan telah berkunjung hingga pertengahan Mei. Laporan media menunjukkan tahun 2024 kemungkinan akan memecahkan semua rekor di sektor pariwisata.

The Kashmiriyat melaporkan, selain tempat-tempat tradisional, berbagai destinasi unik seperti Daksum, Doodhpathri, dan Keran juga menarik banyak pengunjung. Wilayah ini saat ini menerima banyak wisatawan dari Gujarat, Maharashtra, Benggala Barat, dan Tamil Nadu, yang didorong oleh suhu yang sangat tinggi. di daerah-daerah ini. Sejumlah besar wisatawan juga datang dari Bangalore.


Para pelaku pasar mencatat aliran wisatawan yang tidak terputus. Pelaku bisnis perhotelan memperkirakan lalu lintas dari Delhi dan Punjab akan dimulai setelah bulan Juni, seperti yang biasa terjadi.

Sementara itu, pihak berwenang telah memulai persiapan untuk menyambut jamaah Amarnath Yatra, memastikan infrastruktur dan layanan siap untuk ibadah tahunan.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya