Berita

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas)/Ist

Bisnis

Zulhas Ajak Eksportir Tanah Air Berpartisipasi dalam TEI ke-39

SENIN, 03 JUNI 2024 | 03:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) meluncurkan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39, di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta pada Jumat (31/5). TEI 2024 akan berlangsung pada 9—12 Oktober 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Banten.
 
Mendag Zulkifli Hasan mengajak instansi pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyukseskan gelaran TEI ke-39.

Pameran ini merupakan suatu wadah/tempat bertemunya para pelaku usaha dengan para buyer dan stakeholder dari seluruh dunia untuk melakukan transaksi perdagangan dan investasi, serta sebagai sarana membangun ekonomi Indonesia.
 

 
“Saya berharap kepada seluruh pelaku usaha dapat turut menyukseskan gelaran TEI 2024. Tahun lalu, kita mencatatkan potensi transaksi sebesar USD 30,5 miliar di TEI ke-38. Untuk tahun ini diharapkan bisa mencapai transaksi yang lebih baik. Untuk meningkatkan ekspor, kata kuncinya adalah kolaborasi dan kerja sama. Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan kerja samanya,” kata Zulhas dalam keterangannya, Minggu (2/6).
 
Dalam sambutannya, Mendag Zulhas mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2024 tercatat sebesar 5,11 persen (yoy), atau tumbuh 1,38 persen dibandingkan dengan triwulan I tahun 2023. Selain itu, surplus neraca perdagangan tahun 2023 mencapai USD 36,91 miliar.

“Tren surplus ini masih terus terjaga selama 48 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 hingga Maret 2024, dimana neraca perdagangan Indonesia pada bulan April 2024 kembali mencatatkan surplus sebesar USD 3,56 miliar. Semoga kinerja yang positif ini bisa dijaga, atau bahkan ditingkatkan,” jelas dia.
 
Mendag menyampaikan, TEI ke-39 yang mengangkat tema "Build Strong Connection with The Best of Indonesia" ini diharapkan dapat diikuti sekitar 1.000 exhibitors serta dihadiri 30.000 visitors. Adapun zona yang akan ditampilkan, antara lain Zona Food, Beverage & Agriculture product, Manufacture product dan Zona Home Living, Fashion and Services.
 
Selain pameran, lanjutnya, Kemendag juga akan menggelar kegiatan pendukung lainnya seperti penjajakan kesepakatan bisnis (business matching), konsultasi bisnis (business counseling) oleh Perwakilan Dagang RI di luar negeri, seminar internasional, serta dialog bisnis (business dialogue) dengan para Duta Besar negara sahabat. Dalam rangkaian TEI tahun ini juga akan dilaksanakan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) pada 9—12 Oktober 2024. Selain pagelaran busana, ajang ini menampilkan eksibisi (tradeshow) untuk produk fesyen, kosmetik, dan aksesori.

Sementara, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi berharap, gelaran TEI dapat menjadi ajang untuk memperkuat posisi Indonesia dalam perekonomian global. TEI 2024 juga menjadi sarana untuk mempererat kerja sama dengan negara mitra, sekaligus menjadi langkah cepat pelaku usaha Indonesia dalam menembus pasar ekspor.
 
Didi menambahkan, ekspor merupakan salah satu penopang pemulihan ekonomi nasional. Untuk itu, Kemendag berupaya seoptimal mungkin mendorong pertumbuhan kinerja ekspor nonmigas nasional.
 
“Penting bagi kami untuk terus melibatkan pelaku usaha sebagai pemangku kepentingan utama dalam sektor perdagangan. Kami mengajak para eksportir tanah air memanfaatkan kesempatan ini dengan berpartisipasi pada TEI 2024 guna memperluas jejaring bisnis dan meraih peluang ekspor ke pasar global,” ujar Didi.
 
Selain Dirjen Didi, turut mendampingi Mendag Zulkifli Hasan pada seremonial peluncuran TEI 2024 yakni Wakil Menteri Perdagangan, Plt. Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal Kemendag, Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kepala Badan Kebijakan Perdagangan, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, serta Staf Khusus Menteri Perdagangan. Hadir pula perwakilan dari PT Debindo Multi Adhiwasti, Bank Mandiri, dan KADIN.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya