Berita

Juru bicara Brigade Al-Qassam Hamas, Abu Obeida/Net

Global

Hamas Sambut Positif Proposal Gencatan Senjata Biden

MINGGU, 02 JUNI 2024 | 09:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Proposal gencatan senjata yang diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat, Joe Biden disambut baik oleh Hamas.

Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengatakan pihaknya memandang positif proposal gencatan senjata permanen yang terdiri dari tiga fase.

"Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) menyambut positif apa yang termuat dalam pidato Presiden AS Joe Biden atas seruannya terkait masalah Palestina, berupa: gencatan senjata permanen, penarikan pasukan Israel dari Jalur Gaza, rekonstruksi Gaza, dan pertukaran tahanan," bunyi pernyataan Hamas, seperti dikutip dari Reuters pada Minggu (2/6).


Hamas menganggap proposal yang diumumkan Biden telah dibangun guna mengakhiri konflik secara permanen. Sehingga mereka siap menjalaninya dengan syarat Israel juga melakukannya.

"Jika pihak Pendudukan dengan jelas mengumumkan komitmen terhadap kesepakatan tersebut," tegasnya.

Posisi Hamas menandakan perubahan sikap Hamas yang sebelumnya kerap mengecam ASkarena memihak Israel dan menghalangi upaya gencatan senjata.

“Hamas melihat posisi Biden sekarang lebih fokus untuk menekan Israel agar kembali melakukan perundingan dengan sikap yang berbeda, atau mereka (Israel) dapat mengambil risiko bentrok dengan Amerika,” kata seorang pejabat Palestina yang ikut dalam proses mediasi.

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Israel telah memberi wewenang kepada para perunding untuk menyampaikan kesepakatan gencatan senjata di Gaza dan Biden mengumumkannya pada Jumat (31/5).

Otoritas kesehatan Palestina memperkirakan lebih dari 36.280 orang telah terbunuh di Gaza sejak Israel menyerang daerah kantong tersebut sebagai tanggapan atas serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya