Berita

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanapi/Net

Nusantara

KAI Bandung Minta Penumpang Datang Lebih Awal ke Stasiun

Laga Madura FC Kontra Persib
JUMAT, 31 MEI 2024 | 05:45 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung mengimbau pelanggannya untuk datang lebih awal ke stasiun pada tanggal 31 Mei dan 1 Juni 2024.

Hal ini adanya potensi kemacetan di beberapa ruas jalan di Bandung akibat pertandingan Final Leg 2 Liga Indonesia antara Madura FC versus Persib Bandung dan kegiatan penyambutan Tim Persib Bandung.

Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi, menghimbau agar penumpang mengalokasikan waktu yang cukup saat menuju stasiun untuk menghindari tertinggal kereta api.


"Kami juga meminta para penumpang untuk mengatur waktu keberangkatan dari kediaman menuju stasiun lebih awal mengingat akan ada beberapa titik kumpul Bobotoh untuk melakukan konvoi," ujar Ayep dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (31/5).

Jalur yang diprediksikan macet pada 31 Mei 2024 adalah Jalan Djunjunan Pasteur, Fly Over Mochtar Kusuma Atmaja (Pasupati), seputaran Simpang Dago, seputaran Lapang Gasibu, Simpang Dago dan sepanjang Jalan IR.H. Juanda,Jalan Merdeka, Jalan Riau, Jalan Sulanjan, dan Jalan Asia Afrika

Jalur yang diprediksi macet pada 1 Juni 2024 adalah seputar Gerbang Tol Pasteur Jalan Djunjunan,Jalan HOS Cokroaminoto,Jalan Pajajaran,Jalan Wastukencana,Jalan Riau, Jalan Banda, dan seputar Gedung Sate

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau para penumpang untuk memantau informasi terkini terkait lalu lintas melalui aplikasi Google Maps atau Waze.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya