Berita

Parlemen Denmark/Net

Dunia

Denmark Tolak Akui Negara Palestina

RABU, 29 MEI 2024 | 13:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Langkah Spanyol, Irlandia, dan Norwegia yang telah mengakui negara Palestina, tampaknya tidak akan langsung diikuti oleh negara Eropa lainnya.  

Parlemen Denmark pada Selasa (28/5), menolak rancangan undang-undang yang diajukan untuk memberikan pengakuan kepada negara Palestina.

Keputusan itu diambil karena menilai belum saatnya melakukan pengakuan dan beberapa syarat masih belum terpenuhi untuk Palestina bisa diakui sebagai negara.


RUU pengakuan itu telah diusulkan oleh empat partai sayap kiri.

Anggota parlemen The Alternative, Sascha Faxe menyatakan pengakuan Palestina adalah satu-satunya cara untuk mencapai perdamaian abadi di Timur Tengah.

“Sebagian besar politisi Denmark setuju bahwa tidak akan ada perdamaian abadi di Timur Tengah tanpa solusi dua negara,” ujarnya pada rapat parlemen, seperti dimuat AFP.

Faxe menambahkan bahwa dia melihat pengakuan adalah hak yang harus dipenuhi Denmark kepada warga Palestina.

Menteri Luar Negeri Lars Lokke Rasmussen sebelumnya mengatakan pemerintah Denmark tidak dapat mengakui negara Palestina karena tidak memiliki satu otoritas atau kendali yang berfungsi atas wilayahnya sendiri.

Rasmussen berharap Denmark suatu hari nanti dapat memberikan dukungannya kepada negara Palestina.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya