Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Harga Minyak Dunia Kian Panas Usai Israel Serang Rafah

RABU, 29 MEI 2024 | 11:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak terpantau menguat pada perdagangan Rabu pagi (29/5), atau setelah Israel menyerang kota Rafah, Gaza, Palestina.

Mengutip Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik 0,3 persen menjadi 84,49 Dolar AS (Rp1,36 juta) per barel.

Sementara kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS tercatat naik 0,4 persen menjadi 80,18 dolar AS (Rp1,29 juta) per barel.


Kenaikan harga minyak ini disebut mendapat topangan dari meningkatnya pertempuran di Jalur Gaza. Terutama, ketika tank-tank Israel maju ke jantung Kota Rafah.

Selain itu, pengamat juga mengatakan bahwa kenaikan harga minyak ini terjadi di tengah proyeksi para pedagang dan analis bahwa Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia (OPEC+), akan mempertahankan pengurangan produksi sebesar 2,2 juta barel per hari dalam pertemuan pada pekan ini.

Selanjutnya, penguatan tersebut juga disinyalir terjadi imbas dari kenaikan konsumsi BBM di Amerika Serikat (AS) jelang Libur Memorial Day pada pekan depan.

"Data awal menunjukkan jumlah perjalanan liburan ke AS yang relatif tinggi dilakukan selama liburan Memorial Day, yang merupakan awal tradisional musim berkendara. Perjalanan udara juga meningkat. Itu membantu minyak," kata ahli strategi komoditas senior di ANZ Bank, Daniel Hynes.

Investor sampai saat ini masih menunggu data persediaan minyak mentah AS dari American Petroleum Institute yang akan dirilis hari ini untuk menentukan langkah selanjutnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya