Berita

Ketua Tim Pemenangan Pilkada PDIP, Adian Napitupulu (kiri)/RMOL

Politik

Ini Target Adian Komandoi Tim Pemenangan Pilkada PDIP

SABTU, 25 MEI 2024 | 13:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Adian Napitupulu ditunjuk sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional PDIP untuk Pilkada Serentak 2024.

Adian mengatakan, penunjukan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

"Saat ini sudah dibentuk Tim Pemenangan Pilkada Nasional yang sudah ditandatangani SK-nya oleh Ketua Umum PDIP," kata Adian Napitupulu di arena Rakernas V di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (25/5).


Adian mengurai, PDIP bisa mencalonkan kepala daerah sendiri di 142 Kabupaten/Kota di 11 Provinsi.

"Di luar itu, kami membangun kerja sama dengan partai-partai yang lain," ujarnya.

PDIP pun menargetkan kemenangan besar pada Pilkada Serentak 2024. Minimal, kata Adian, bisa melebihi kemenangan pada Pilkada sebelumnya.

"Kami akan bekerja menurut target yang disebutkan DPP. Kalau arahan kepada saya, (targetnya) lebih banyak dibandingkan periode kemarin. Itu saja,” kata tokoh aktivis 98’ itu.

Sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional Pilkada PDIP, Adian menangkap pesan penting dari pengurus daerah PDIP di seluruh Indonesia. Mereka sepakat, peristiwa-peristiwa dugaan kecurangan Pilpres 2024 tidak terulang di Pilkada.

"Jangan ada lagi aparatur negara yang bekerja secara politik untuk kepentingan satu dua calon lain. Biarlah Pilkada ini jadi ajang adu tim pemenangan masing-masing dan kemampuan partai politik," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya