Berita

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dailami Firdaus/Ist

Nusantara

Dailami Soroti Siswa Lompat dari Lantai 3 Sekolah: Penting Pasang CCTV

RABU, 22 MEI 2024 | 16:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pelaksana (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Budi Awaluddin didorong melakukan akselerasi peningkatan keamanan sekolah.

Hal ini menyusul peristiwa peserta didik di SMPN 73 Tebet, Jakarta Selatan, yang lompat dari lantai tiga sekolah.

"Ini bukan kali pertama. Sebelumnya, juga ada murid di SDN Petukangan Utara 06 yang meninggal setelah jatuh dari lantai 4 sekolah," kata Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dailami Firdaus, Rabu (22/5).


Menurut Dailami, sebagai salah satu upaya yang perlu segera dilakukan adalah memasang teralis di lantai dua sekolah dan seterusnya.

"Adanya teralis ini tentu diharapkan dapat mencegah adanya peserta didik atau pelajar yang lompat atau jatuh," kata Dailami.

Selain itu, kata Dailami, sekolah juga perlu memasang closed circuit television (CCTV) yang dipantau secara baik dan benar dari control room.

"Kalau ada pergerakan murid yang mencurigakan bisa cepat diantisipasi. Upaya untuk membuat kawasan sekolah lebih aman dan nyaman sangat penting," kata Dailami.

Tidak kalah penting, lanjut Dailami, pihak sekolah harus meningkatkan kerja sama dengan Puskesmas atau RSUD setempat untuk mengadakan kegiatan konseling secara rutin dan berkala di sekolah-sekolah.

"Melalui konseling ini dapat dimonitor kondisi kesehatan jiwa atau mental para murid," kata Dailami.

Ia menambahkan, tidak semua anak di Jakarta mempunyai keluarga atau lingkungan yang ideal untuk bertumbuh kembang dengan baik. Jangan sampai ada permasalahan yang disimpan sendiri dan tidak ada tempat bercerita.

"Tidak sedikit anak broken home di Jakarta dan mungkin juga ada masalah dari sisi ekonomi keluarga dan lainnya yang bisa menganggu psikis mereka. Tentu, secara psikologis mereka juga perlu pendampingan yang baik," pungkas Dailami.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya