Berita

Obor Api Abadi Mrapen Mrapen untuk Rakernas PDIP diterima Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batang, Ahmad Ridwan, Sabtu (18/5) malam/RMOL Jateng

Politik

Obor Api Abadi Mrapen untuk Rakernas IV PDIP Tiba di Batang

MINGGU, 19 MEI 2024 | 03:28 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kesenian khas Batang, Marchingpling menyambut kedatangan pelari Kirab Obor Api Abadi Mrapen di Kantor DPC PDIP Batang, Sabtu (18/5) malam.

Para pelari pembawa obor beserta official kirab mendapat sambutan meriah dari para kader dan simpatisan banteng moncong putih di Kabupaten Batang.

Kirab Obor Abadi Mrapen merupakan kegiatan untuk menyongsong Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV PDIP di Jakarta pada 24-26 Mei 2024 mendatang. Obor itu dibawa dari Api Abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan, menuju arena Rakernas IV PDIP.


"Semuanya menyambut mulai dari caleg yang jadi hingga tidak jadi. Kata Bung Karno, semangat selalu digambarkan sebagai nyala api, bara api yang nan tak kunjung padam," kata Ketua DPC PDIP Batang, Ahmad Ridwan dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Dia menyebut api itu manifestasi semangat perjuangan yang abadi dan tak pernah padam. Bukan hanya sekadar simbol.

"Semangat inilah bara api dan bara api abadi yang tak kunjung padam adalah api perjuangan yang nanti kita bawa ke Rakernas Partai," jelasnya.

Rencananya, Obor Api Abadi itu bermalam di Kantor DPC PDIP Batang. Kemudian kirab itu akan berlanjut ke kantor DPC PDIP Kota Pekalongan.

Para pelari berasal dari sejumlah daerah mulai dari Solo, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jakarta. Target mereka sampai ke Jakarta pada 23 Mei.

Total ada 25 pelari yang terlibat, ditambah official. Mereka dibagi dalam lima tim, masing-masing tim bertugas membawa obor secara estafet. Rencananya, obor ini akan disambut oleh Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat tiba di Jakarta nanti.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya