Berita

Anggota Komisi X DPR RI, Bramantyo Suwondo/Istimewa

Politik

Pendidikan di Indonesia Akan Rendah Selama Guru Belum Sejahtera

SELASA, 14 MEI 2024 | 15:39 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Rendahnya kesejahteraan guru dinilai menjadi penyebab banyaknya para pendidik di negeri ini terjerat pinjaman online (pinjol) hingga ratusan juta rupiah.

Kondisi ini membuat Anggota Komisi X DPR RI, Bramantyo Suwondo, merasa miris. Dia pun mendesak pemerintah untuk memberi perhatian serius terhadap kesejahteraan para guru.

"Menurut pandangan saya, tingginya guru yang terjerat pinjol adalah gambaran kesejahteraan guru di Indonesia yang masih rendah. Jika ingin memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia, maka isu kesejahteraan guru harus menjadi prioritas utama," tegas Bramantyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (14/5).


Menurutnya, kualitas pendidikan di Indonesia akan rendah kalau guru-gurunya tidak mampu disejahterakan oleh pemerintah.

"Bagaimana bisa kita menuntut guru untuk memberikan kualitas pengajaran yang terbaik, namun di sisi lain para guru ini masih harus berupaya untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka," tuturnya.

Legislator dari Fraksi Demokrat ini mendesak pemerintah untuk bisa menjamin kesejahteraan guru agar kualitas pendidikan di Indonesia meningkat.

"Faktanya di negara ini masih terdapat banyak guru honorer dengan gaji yang tidak layak," demikian Bramantyo.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya