Berita

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Fadil Imran didampingi Kapolresta Banyuwangi Kombes Nanang Haryono dan PJU lainnya saat melakukan pengecekan pengamanan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jumat (10/5)./Ist

Presisi

Tinjau Bali dan Banyuwangi, Komjen Fadil Imran Cek Pengamanan WWF 2024

JUMAT, 10 MEI 2024 | 21:51 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Fadil Imran mengecekan pengamanan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi untuk memastikan pelaksanaan World Water Forum (WWF) Bali berjalan aman dan lancar.

"Saya ingin memastikan dengan melakukan pengecekan kesiapan pengamanan akses masuk ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang,” kata Fadil kepada wartawan Jumat (10/5).

Lanjut Fadil, Polri telah menyiapkan rencana pengamanan dengan sangat matang melalui Operasi Puri Agung 2024 serta fokus pada setiap aspek yang diperlukan.


“Polri telah melaksanakan peninjauan menyeluruh dengan memeriksa infrastruktur keamanan di pelabuhan serta menyusun langkah-langkah pengamanan yang diperlukan,” ujar Fadil.

Guna memastikan pengamanan berjalan lancar, pihaknya bersama jajaran melakukan pengecekan di sejumlah titik, diantaranya monitoring room ASDP, dermaga penyeberangan serta melakukan pengecekan personel yang telah berjaga di sana.

Sebanyak 596 personel dari Satuan Tugas Wilayah Jawa Timur disiapkan untuk pengamanan pintu masuk ke Bali melalui Jawa Timur khususnya Banyuwangi.

Selain di Banyuwangi, Fadil juga terbang ke Bali untuk mengecek kesiapan personel termasuk lokasi yang akan dijadikan kegiatan WWF berlangsung.

World Water Forum ke-10 sendiri akan berlangsung 8 hari lagi dan melibatkan 5.791 personel gabungan yang terdiri dari BKO dari personel Mabes Polri maupun dari jajaran beberapa Polda selain dari personel dari Polda Bali yang sudah pasti akan terlibat, salah satunya dari Polda Jawa Timur.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya