Berita

Presiden terpilih Prabowo Subianto/Istimewa

Politik

Sosok yang Berpeluang jadi Menhan adalah Orang Kepercayaan Prabowo

JUMAT, 10 MEI 2024 | 12:48 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Posisi Menteri Pertahanan mendatang termasuk yang ditunggu publik usai Prabowo Subianto dilantik menjadi Presiden RI 2024-2029 pada Oktober mendatang.

Dalam memilih sosok tersebut, tentu Prabowo tidak boleh sembarangan. Sebab hal ini terkait langsung dengan keamanan kawasan di sekitar Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur yang secara geografis dekat dengan negara lain, seperti Filipina, Malaysia, dan Jepang.

Artinya, butuh sosok berlatar belakang militer yang tepat untuk mengawal pertahanan negara.


"Orang yang sangat dipercaya oleh Prabowo saat ini adalah Sjafrie Sjamsoeddin, dan peluangnya ditunjuk menjadi Menteri Pertahanan saat kepemimpinan Prabowo sangat besar," kata Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (10/5).

"Apalagi saat diminta menjadi Menhan kabinet Jokowi, Prabowo mengajak Sjafrie Sjamsoeddin dan mengangkatnya sebagai Staf Khusus Menhan Bidang Manajemen Pertahanan. Tentunya Prabowo tidak akan memberikan posisi Menhan kepada sembarang orang," sambungnya.

Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin sendiri saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Menhan Bidang Manajemen Pertahanan. Sehingga, setiap pergerakan Prabowo terkait urusan Pertahanan Indonesia sedikit banyak diketahui Sjafrie.  

Meski begitu, sejauh ini selain Sjafrie juga muncul nama-nama lain yang digadang-gadang menjadi Menhan pengganti Prabowo. Mulai dari mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa dan Laksamana (Purn) Yudo Margono, serta Mayor (Purn) Agus Harimurti Yudhoyono yang saat ini menjabat Menteri ATR/BPN.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya