Berita

Anies Basweda/RMOL

Politik

Anies: Yang Tidak Mendapatkan Amanah Berada di Luar Kabinet, Pakem Saya

SELASA, 07 MEI 2024 | 21:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anies Baswedan menghormati langkah Ganjar Pranowo yang mendeklarasikan diri menjadi oposisi pemerintah. Menurut Anies keputusan Ganjar yang menyatakan sikap tak akan masuk pemerintahan Prabowo-Gibran tepat.

"Yang mendapatkan amanah konstitusi dari sebuah proses pilpres itu berada di dalam kabinet, yang tidak mendapatkan amanah berada di luar kabinet. Itu pakem saya katakan dari dulu," ujar Anies saat ditemui di kediamannya di kawasan Lebak Bulus Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (7/5).

Oleh karenanya Anies menegaskan akan juga bersikap sama dengan Ganjar. Sama-sama menjadi penyeimbang pemerintahan selama lima tahu kedepan.


Pun begitu Anies menjelaskan bentuk dari sikap oposisinya bakalan berbeda dengan Ganjar sebab dirinya tidak terafiliasi dengan partai politik sementara Ganjar kader PDIP.

Yang pasti, kata Anies yang bersama Ganjar kalah dari Prabowo pada Pilpres 2024, dirinya konsisten untuk selalu berada di jalan perubahan.

"Kalau Pak Ganjar kan ada di parpol, saya warga negara (biasa) dan saya selalu mengatakan tetap di jalan perubahan,” tandas Anies.

Ganjar sendiri telah mendeklarasikan menjadi oposisi pemerintah. Ganjar menyatakan tak akan masuk pemerintahan Prabowo-Gibran usai kalah di Pilpres 2024.

Sikap politik itu diungkapkan Ganjar saat acara halal bihalal Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud. Turut hadir mantan cawapresnya Mahfud MD pada acara yang berlangsung di Jalan Teuku Umar 9, Menteng, Jakarta Pusat, Senin kemarin itu.

"Saya declare pertama saya tidak akan bergabung di pemerintahan ini, tapi saya sangat menghormati pemerintahan ini," kata Ganjar.

Ganjar menegaskan sebagai oposisi dia tidak akan mencibir pemerintahan Prabowo-Gibran. Namun kritik tetap dia suarakan melalui cara yang benar, misalnya lewat jalur parlemen.

"Sehingga moralitas politiknya ada, cara berpolitik yang benar musti naik kelas, dan semua sama-sama terhormat, tidak perlu saling mencibir karena mencibir kita yang paling benar adalah di jalur yang pas, apa itu? Jalur parlemen. Itulah cara yang paling bagus. Kita bisa melakukan tindakan-tindakan yang pas untuk melakukan suatu kontrol," ungkap Ganjar.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya