Berita

Pengunjuk rasa membakar bendera Israel di aksi bela Palestina serentak di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Cirendeu, pada Selasa, 7 Mei 2024/RMOL

Dunia

Gelar Aksi Bela Palestina, Civitas Akademika UMJ Kutuk dan Bakar Bendera Israel

SELASA, 07 MEI 2024 | 14:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Aksi solidaritas bela Palestina digelar secara serempak oleh 172 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) di kampus masing-masing pada Selasa (7/4).

Di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), unjuk rasa yang dinamakan "Aksi Bela Palestina dan Kutuk Israel" itu diikuti oleh ratusan civitas akademika yang terdiri dari dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan dan berlangsung di depan gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik RMOL, para demonstran mengenakan baju putih dan atribut seperti syal, kerudung dan bendera Palestina.


Beberapa di antaranya juga mengenakan almamater sambil menenteng poster berisi kecaman-kecaman terhadap Israel.

Dimulai pukul 10.00 WIB, aksi dibuka dengan orasi dan pembacaan sepuluh dasasila oleh Rektor UMJ, sekaligus Ketua Forum Rektor PTMA (FR-PTMA), Ma’mun Murod.

Rektor menekankan bahwa krisis di Gaza adalah bencana kemanusiaan yang harus segera diakhiri. Dia mendesak agar Indonesia jangan sampai menjalin hubungan dengan Israel.

"Jangan sampai setelah pergantian pemerintah nanti, Indonesia memiliki hubungan diplomatik dengan Israel," tegasnya.

Aksi kemudian dilanjutkan dengan pembakaran bendera Israel yang dilakukan oleh Rektor dan para petinggi UMJ.

Saat bendera dibakar, terdengar riuh suara pengunjuk rasa menggemakan kata-kata: "Free.. free Palestine," dan lainnya menyerukan kutukan terhadap Israel: "Israel Laknatullah".

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya