Berita

Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan, Ditjen Politik dan PUM, Drajat Wisnu Setyawan/Ist

Politik

Kemendagri Jaga Kondusifitas Pasca Pemilu 2024

SENIN, 06 MEI 2024 | 23:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pasca Pemilu 2024 yang memerlukan sentuhan kesatuan dan kebersamaan dalam menjaga keutuhan NKRI,  Kemendagri melalui Ditjen Politik dan PUM terus menggalakkan program-program yang memperkuat kesadaran bela negara di tingkat daerah.

Salah satunya adalah dengan menggelar kegiatan Forum Dialog Pembudayaan Sikap dan Aksi Bela Negara Bagi Aparatur dan Masyarakat di Hotel Grand Bydiel, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat baru-baru ini.

Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan, Ditjen Politik dan PUM, Drajat Wisnu Setyawan mengatakan, sikap dan aksi bela negara bagi aparatur dan masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI Pasca Pemilu 2024 menjadi momen penting bagi warga negara Indonesia untuk menjaga persatuan dan kedamaian setelah berlangsungnya Pemilu Serentak 2024 yang aman dan damai.


“Forum ini memperkuat komitmen untuk mencegah konflik politik dan membangun karakter bangsa yang penuh dengan jiwa nasionalisme, patriotisme, serta kesadaran akan pentingnya bela negara,” kata Drajat melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (6/5).

“Pesan kesatuan dalam keragaman dan partisipasi aktif dalam membangun negara yang damai dan sejahtera menjadi fokus dalam upaya menjaga keutuhan NKRI pasca-pemilu," sambungnya.

Sedangkan Ahli Muda Pada Seksi Implementasi Bela Negara Subdirektorat Bela Negara, Direktorat Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan, Ditjen Politik dan PUM, Yasin Hadade mengungkapkan bahwa pelaksanaan Pemilu serentak 2024 yang aman dan lancar menegaskan komitmen warga negara Indonesia dalam menjaga kondusivitas keamanan dan perdamaian.

“Dalam konteks hukum, forum ini didasari oleh UUD 1945, UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2011,” kata  Yasin.

“Tujuannya adalah untuk terus menjalin kerjasama dengan pemerintah, TNI/Polri dari pusat hingga daerah guna mencegah dan mengantisipasi gangguan konflik, serta menciptakan kedamaian demi persatuan bangsa," tambahnya.

Forum Dialog Pembudayaan Sikap dan Aksi Bela Negara Bagi Aparatur dan Masy

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya