Berita

Bundaran Hotel Indonesia di Jakarta/Net

Politik

Bukan Anies, PKS Diramal Gandeng Gerindra Pasang Riza Patria-Mardani di Pilgub Jakarta

SENIN, 06 MEI 2024 | 17:06 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Prediksi peta koalisi pemilihan gubernur (Pilgub) Jakarta di tahun 2024, beserta nama pasangan calonnya, diramal tidak akan lagi diikuti Anies Baswedan.

Direktur Eksekutif Sentral Politika Subiran Paridamos menilai, Anies sulit menjadi calon gubernur untuk periode kedua, apalagi jika Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berkoalisi dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

"Gerindra dan PKS jika sekiranya mengulang koalisi Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu, kemungkinan sulit mengusung Anies kembali," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/5).


Dia menjelaskan, apabila PKS menggandeng Gerindra untuk mengenang kemenangan di Pilgub Jakarta tahun 2017, komposisi calon otomatis harus berubah.

Sebabnya, sosok yang kerap disapa Biran itu memandang pencalonan Anies di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mempengaruhi sikap Gerindra dalam berkoalisi di Pilgub DKI Jakarta 2024.

"Karena itu, mungkin Gerindra bisa saja mengusung Riza Patria, berpasangan dengan kader unggulan PKS Mardani Ali Sera," tuturnya.

Menurutnya, Riza Patria layak menjadi cagub mengingat rekam jejaknya sudah dikenal masyarakat saat menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta di era Anies.

"Riza Patria pernah menjadi wakil gubernur dari Anies Baswedan, cukup dikenal di Jakarta," ucapnya.

Sementara sosok Mardani, menurut lulusan S2 Ilmu Komunikasi Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu, punya basis pemilih di wilayah DKI Jakarta, mengingat dirinya merupakan anggota legislatif di salah satu daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta.

"Begitupula Mardani Ali Sera merupakan caleg DPR RI dapil Jakarta dengan suara terbanyak di dapilnya di Pileg (pemilihan legislatif) 2024," demikian Biran menambahkan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya