Berita

Representative Image/Net

Bisnis

BPS: Periode Maret 2024 Jumlah Penumpang Pesawat Domestik Turun

KAMIS, 02 MEI 2024 | 19:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Maret 2024 tercatat menurun 3,51 persen dibandingkan bulan sebelumnya, karena dipengaruhi periode Ramadan.

Hal tersebut diungkapkan Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti pada Kamis (2/5).

“Penurunan jumlah keberangkatan penumpang yang menggunakan angkutan udara domestik disebabkan turunnya sisi permintaan di awal bulan Ramadhan yang jatuh di bulan tersebut,”kata Amalia dalam konferensi pers.


Adapun pada periode tersebut jumlah penumpang angkutan udara tercatat hanya sebanyak 4,5 juta orang, sementara pada Februari 2024 mencapai 4,7 juta orang.

Sementara itu, selama Januari–Maret 2024, jumlah penumpang angkutan udara domestik sebanyak 14,1 juta orang atau turun 0,95 persen dibanding kondisi pada periode yang sama pada 2023, yakni sebanyak 14,2 juta orang.

Meski demikan, terdapat peningkatan jumlah barang logistik yang diangkut menggunakan angkutan udara domestik, sebesar 11,24 persen, yaitu dari 51,6 ribu ton pada Februari 2024 menjadi 57,4 ribu ton pada Maret 2024.

“Pada Maret 2024 terjadi peningkatan jumlah angkutan barang secara bulanan untuk seluruh moda angkutan,” kata Amalia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya