Berita

Ketua DPD PAN Kota Bogor, Bedjo Santoso (tengah)/RMOLJabar

Politik

Koalisi PAN dan Gerindra Kota Bogor Berlanjut di Pilwalkot 2024

JUMAT, 26 APRIL 2024 | 05:34 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Prospek koalisi menjelang Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Bogor tahun 2024 semakin mengemuka dengan intensitas penjaringan dan lobi politik yang semakin meningkat.
 
Gerindra dan PKB resmi mendeklarasikan koalisi mereka, sehingga memicu minat Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bogor untuk bergabung.
 
Ketua DPD PAN Kota Bogor, Bedjo Santoso, mengungkapkan bahwa PAN dan Gerindra telah memiliki sejarah panjang kerja sama, terlihat pada dukungan bersama mereka terhadap pasangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024.
 

 
"Dengan Gerindra sebagai mitra lama, kami telah bersama-sama dalam perjuangan politik selama lebih dari 15 tahun. Kesuksesan kita dalam Pilpres 2024 adalah bukti nyata kolaborasi yang kuat. Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal perjuangan membangun Indonesia," ungkap Bedjo di kantor DPC Gerindra Kota Bogor, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (25/4).
 
Terkait kemungkinan koalisi di tingkat daerah, Bedjo menyatakan bahwa kemungkinan kerja sama serupa dengan Pilpres bisa terjadi, mengingat dinamika koalisi yang fleksibel.
 
"Mungkin saja terjadi, karena koalisi adalah hal dinamis. Yang penting, tujuan kami adalah sama: membangun dan memajukan Kota Bogor. Dan kami telah memiliki calon wali kota, yaitu Kang Dedie Rachim," tegasnya.

Sambil terus berkomunikasi dengan partai-partai politik lain di Kota Bogor untuk menyamakan persepsi dan visi, Bedjo menegaskan bahwa PAN akan meminta restu dan persetujuan dari DPP terkait langkah koalisi yang akan diambil.
 
Menanggapi hal ini, Ketua DPC Gerindra Kota Bogor, Sopian, menyambut baik prospek koalisi dengan PAN.
 
"Kerja sama nasional antara Gerindra dan PAN sudah terjalin selama bertahun-tahun, terutama dalam dukungan terhadap Prabowo Subianto dalam Pilpres. Tentang kemungkinan koalisi di Kota Bogor, InsyaAllah itu bisa terjadi. Kedua kantor kami berdekatan, sehingga memudahkan kolaborasi. Kami akan berkunjung ke PAN untuk membicarakannya lebih lanjut," ungkapnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya