Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Neraca Dagang Indonesia Surplus Lagi, Rp72 Triliun pada Maret 2024

SENIN, 22 APRIL 2024 | 16:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Neraca perdagangan Indonesia tercatat kembali surplus pada Maret 2024 sebesar 4,47 miliar dolar AS (Rp72 triliun).

Nilai itu melonjak sekitar 3,64 miliar dolar AS dari bulan sebelumnya, yang hanya mencatat surplus sebesar 870 juta dollar AS.

"Ini tentunya memperpanjang catatan surplus beruntun menjadi 47 bulan secara berturut-turut," kata Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Senin (22/4).


Selain itu, nilai surplus ini juga tercatat lebih besar dibandingkan neraca perdagangan pada periode yang sama di tahun lalu, sebesar 2,91 miliar dolar AS (Rp47 triliun).

Adapun kenaikan surplus neraca dagang itu didorong oleh kinerja ekspor yang meningkat secara bulanan menjadi 22,43 miliar dolar AS (Rp364 triliun), sementara nilai impor merosot menjadi 17,96 miliar dolar AS (Rp291 triliun).

Berdasarkan data dari BPS, berdasarkan jenis komoditasnya, surplus neraca perdagangan RI masih ditopang oleh komoditas non migas, dengan surplus sebesar 6,52 miliar dolar AS (Rp105 triliun).

Sementara, kata Amalia, komoditas migas kembali mencatatkan defisitnya sebesar 2,04 miliar dolar AS (Rp33 triliun).

"Tentunya defisit ini disumbang oleh hasil minyak maupun minyak mentah," jelas Amalia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya