Berita

Presiden Joko Widodo meresmikan Bandara Panua Pohuwato di Provinsi Gorontalo/Ist

Politik

Jokowi ke Gorontalo saat MK Bacakan Putusan untuk Hindari Polemik

SENIN, 22 APRIL 2024 | 14:07 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo memilih meresmikan Bandara Panua Pohuwato di Provinsi Gorontalo pada Senin pagi (22/4), ketika Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang keputusan sengketa Pilpres 2024.

Menurut analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah Dedi Kurnia Syah, Presiden Jokowi tengah menghindari polemik keputusan MK sehingga memilih kunker ke Gorontalo.

"Jokowi sering dalam situasi serupa tidak ada di Jakarta, hal itu upaya Jokowi agar tidak dianggap terlalu merespons situasi," kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (22/4).


Selain itu, menurut Dedi, Jokowi telah memberikan pesan kepada pihak terkait dan juga masyarakat bahwa keputusan MK ini bukanlah hal yang besar.

Oleh sebab itu, Jokowi lebih memilih melaksanakan tugas negara dibanding menanti keputusan MK.

"Jokowi tentu sudah memberi pesan pada pihak-pihak terkait, dan memang putusan MK ini putusan biasa, tidak memerlukan keberadaan Presiden di tempat," tutupnya.

Presiden Joko Widodo diketahui meresmikan Bandara Panua Pohuwato di Provinsi Gorontalo pada Senin pagi (22/4).

Selesai acara, Jokowi melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, menggunakan helikopter Super Puma TNI AU.

Di Boalemo Jokowi meresmikan pelaksanaan Inpres Jalan Daerah (IJD). Dia juga direncanakan meninjau lokasi panen jagung.

Di Kabupaten Bone Bolango, presiden akan meninjau Bendungan Bolango Ulu dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Toto Kabila.




Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya