Berita

Hakim MK, M Guntur Hamzah/Rep

Politik

MK: Pengerahan Aparat Dukung Prabowo-Gibran Tak Cukup Bukti

SENIN, 22 APRIL 2024 | 12:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Terkait dugaan pengerahan aparatur negara mendukung Paslon Prabowo-Gibran pada forum pra rapat koordinasi kepala desa yang dilakukan Sekda Kabupaten Bogor, Burhanuddin, menurut Mahkamah Konstitusi (MK), belum cukup bukti. Terlebih Bawaslu setempat telah mengeluarkan imbauan netralitas aparat.

Pernyataan itu disampaikan Hakim MK, M Guntur Hamzah, saat membacakan putusan MK atas sengketa hasil Pilpres 2024 yang diajukan pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud, di Gedung MK, Jakarta, Senin (22/4).

“Setelah mahkamah memeriksa secara seksama dalil pemohon, jawaban termohon dan keterangan Bawaslu beserta bukti-bukti dan saksi, serta fakta hukum yang terungkap dalam persidangan, mahkamah mempertimbangkan bahwa bukti yang diajukan pemohon tidak cukup membuktikan adanya dukungan terhadap Paslon Nomor 2,” paparnya.


Dia juga mengatakan, yang terjadi pada kegiatan forum pra rapat koordinasi kepala desa yang dilakukan Sekda Kabupaten Bogor itu juga tidak terdapat laporan maupun temuan dugaan pelanggaran Pemilu dari Bawaslu terhadap kegiatan itu.

“Dengan demikian mahkamah tidak dapat menilai lebih lanjut atas peristiwa yang didalilkan pemohon. Bahwa berdasar uraian pertimbangan hukum di atas, dalil pemohon a quo tidak beralasan menurut hukum,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya