Berita

Dua warga Lampung ikut bergabung mengikuti misi Freedom Flotilla Coalition (FFC)/Ist

Nusantara

Dua Warga Lampung Ikut Misi FFC Salurkan Bantuan ke Gaza

JUMAT, 19 APRIL 2024 | 10:39 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dua warga Lampung ikut bergabung mengikuti misi Freedom Flotilla Coalition (FFC) berlayar dari Istanbul, Turki menuju jalur Gaza, Palestina dalam rangka menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Mereka berasal dari Desa Negararatu, Natar, Lampung Selatan, yaitu Nur Ihwan Abadi selaku Ketua presidium Aqsa Warking Group (AWG) dan Nuhadis wartawan, kantor berita MINA.

Nur Ikhwan Abadi, sebelumnya pernah bergabung dalam misi kemanusiaan Freedom Flotilla kapal Mavi Marmara pada tahun 2010.


Nurhadis, saat dikonfirmasi melalui sambungan pesan Whatsapp, dia mengatakan saat telah bergabung dengan para relawan kemanusian di Istanbul, Turki dan siap berlayar menyalurkan bantuan untuk rakyat Gaza Palestina.

"Kita posisi sudah di Istanbul, dan telah bergabung dengan para relawan, misi kemanusian tergabung dalam Freedom Flotilla Coalition (FFC) menyalurkan bantuan untuk rakyat Gaza Palestina," kata Nurhadis dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Jumat (19/4).

Dia menjelaskan, dalam misi tersebut dari perwakilan Indonesia sebenarnya mendapatkan jatah, 10 orang relawan. Namun hanya 6 orang relawan sudah bergabung di Istanbul dan siap untuk berlayar menggunakan beberapa kapal membawa 5.500 ton bantuan kemanusiaan.

"Sebenarnya, dari Indonesia dapat jatah sepuluh orang relawan namun empat orang batal, sehingga ada enam orang relawan dari Indonesia yang ikut bergabung dalam misi FFC ini. Dan rencananya akan berlayar, pada 21 April 2024 mendatang," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya