Berita

Komandan Relawan Prabowo-Gibran, Haris Rusly Moti bersama simpul relawan di Sekretariat Bersama Relawan Prabowo Gibran, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (17/4)/RMOL

Politik

Jumat Lusa 100 Ribu Pendukung Prabowo-Gibran Kumpul di MK

RABU, 17 APRIL 2024 | 21:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang sedang ditangani Mahkamah Konstitusi (MK) siap dikawal ratusan ribu pendukung Prabowo-Gibran.

Untuk mendukung independensi MK, para pendukung Prabowo-Gibran ini bahkan akan menggelar aksi turun ke jalan pada Jumat (19/4).

"Aksi damai diperkirakan dihadiri kurang lebih 100 ribu pendukung dan pemilih pasangan Prabowo-Gibran di depan Kantor MK, Jumat, 19 April 2024," kata Komandan Relawan Prabowo-Gibran, Haris Rusly Moti di Sekretariat Bersama Relawan Prabowo Gibran, Palmerah, Jakarta, Rabu (17/4).


Aksi tersebut digelar sebagai respons puluhan juta pemilih Prabowo-Gibran yang merasa dilecehkan. Dikatakan Haris Rusly, 96,2 juta pemilih Prabowo-Gibran tak terima dengan adanya tuduhan suap bantuan sosial.

Dalam aksi nanti, Haris juga menyebut para pendukung akan mengajukan amicus curiae atau friends of court ke MK.

"Kami mengajak seluruh pendukung mengajukan amicus curiae atau friends of court secara massal ke MK," lanjut Haris.

Nantinya, aksi damai tersebut akan dipimpin Ali Lubis sebagai koordinator lapangan setelah ibadah Salat Jumat.

"Kami mengimbau pendukung dan pemilih pasangan Prabowo-Gibran menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai, serta mewaspadai adanya penyusup yang bertujuan membenturkan secara horizontal," tutup Haris.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya